fbpx
Sponsor Eny Setiyawati 081373365444

SAVE THE EARTH

FROM CARBON MONOXIDE & GLOBAL WARMING

With SINERGY ECO RACING

A

Apakah kendaraan Anda adalah kendaraan produksi tahun 2009-2014?

A

Apakah kendaraan Anda masih menggunakan bahan bakar dengan oktan 91?

Taukah Anda, kendaraan yang masih menggunakan bahan bakar dengan oktan di bawah 91 memiliki resiko knocking  atau yang biasa kita sebut dengan “ngelitik”. Pada kasus yang ekstrim, kondisi ini bahkan dapat menjadi penyebab lubang dan rusaknya piston mesin kendaraan kesayagan Anda (news.detik.com).

Sesuai namanya, Eco Racing & Eco Diesel merupakan produk octane booster yang peduli terhadap lingkungan. Selain menjadi solusi unuk merawat mesin kendaraan Anda, Eco Racing & Eco Diesel juga menjadi solusi bagi Anda yang merupakan pecinta otomotif namun tetap ingin menjaga lingkungan denga mengurangi emisi bahan bakar berupa Carbon Monoxide (CO).

Dengan claim produk kami, yaitu mampu mengurangi polusi gas Carbon Monoxide (CO) hingga 100%, kami siap menjadi parter Anda untuk merawat mesin kendaraan Anda dan mengurangi emisi bahan bakar di lingkungan.

Apa saja kelebihan Eco Racing & Eco Diesel?

  1. Meningkatkan kualitas BBM
    • Meningkatkan 5-10 RON (Bensin)
    • Meningkatkan 2-5 CN (Solar)
  2. Membatu perawatan mesin
    • Membersihkan kerak
    • Melindungi mesin dari gesekan
    • Menghaluskan suara mesin
  3. Menyempurnakan pembakaran
    • Mengurangi Knocking (nglitik)
    • Menambah tenaga dan akselerasi
    • Mengurangi polusi Carbon Monocsida (CO) hingga 100%
    • Menghemat BBM hinga 50%
    • Memperpanjang usia oli hingga 3x lipat

Mengapa Anda Harus Menggunakan Eco Racing & Eco Diesel?

  1. Eco Racing & Eco Diesel merupakan octane booster yang bahan pembuatannya 100% organik
  2. Eco Racing & Eco Diesel merupakan bentuk dari keberhasilan penelitian yang dilakukan sarjana ITB (Institute Teknologi Bandung)
  3. Eco Racing & Eco Diesel telah melalui uji emisi di DisHub (Dinas Perhubungan) Kota Bandung dan kota besar lainnya di Indonesia
  4. Eco Racing & Eco Diesel melalui uji emisi di atas, telah terbukti dapat mengurangi emisi kendaraan hingga 100%
  5. Eco Racing & Eco Diesel telah melewati berbagai pengujian di beberapa laboratorium ternama, yaitu:
  • Eco Racing
    1. ASTM D 2699 (Octane Number Test)
    2. ASTM D 5285 (Lead Content Test)
    3. ASTM D 2622 (Sulphur Content Test)
    4. ASTM D 130 (Copper Strip Corrosion Test)
  • Eco Diesel
  1. ASTM D 4737 Cotane Index
  2. ASTM D 5158 Sulphur Content
  3. ASTM D 947 Total Acid Number (TAN)
  4. ASTM D 86 Distillation Recovery Basis

Bagaimana Cara Kerja Eco Racing & Eco Diesel?

Eco Racing Nano Oil adalah penemuan oli additif baru yang dilengkapi dengan teknologi nano sehingga mampu mengubah molekul standar menjadi molekul kecil berukuran nano (+ – 1/10000 micron).

Perubahan ini menyebabkan tidak adanya sisa oli yang menempel pada dinding ruang bakar (ngebul) akibat tidak sempurnanya pembakaran. Dengan menggunakan Eco Racing Nano Oil mesin akan terbantu untuk terus membakar dengan sempurna dan menghasilkan gas hasil pembakaran yang ramah lingkungan.

Molekul Eco Racing Nano Oil mampu menjangkau sampai celah gesek/pori-pori metal yang sangat kecil dan mampu bereaksi dengan logam dan membentuk lapisan-lapisan yang sangat licin. Keadaan ini akan membantu pengurangan efek aus dan panas akibat dari gesekan antar mesin.

Jadi, berdasarkan penjelasan di atas, keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan Eco Racing Nano Oil adalah sebagai berikut.

 

  1. Melindungi mesin dari aus
  2. Memulihkan tenaga mesin
  3. Menambah usia pakai oli mesin
  4. Membersihkan kerak mesin
  5. Menghemat biaya perawatan rutin
  6. Meningkatkan kerja oli mesin
  7. Melindungi komponen mesin dari air dan korosi

ATURAN PEMAKAIAN

JENIS OCTANE BOOSTER

JENIS BAHAN BAKAR

TAKARAN

OCTANE BOOSTER

TAKARAN BAHAN BAKAR

KETERANGAN

Eco Racing

Bensin (Gasoline)

1 pil

25-50 liter bensin

Eco Racing tercampur sempurna setelah 5 menit

(meningkatkan nilai oktan hingga 10 RON)

Eco Diesel

Diesel

1 pil

60-70 liter solar (Mobil, truk, bus)

Eco Diesel tercampur sempurna setelah 60 menit (meningkatkan nilai oktan Cetane number hingga 5 CN)

70-80 liter solar

(Alat berat, genset, kapal)

Eco Racing Nano Oil

Bensin dan Diesel

50 ml

4 liter oli mesin

Melindungi pemakaian mesin pada penggunaan normal hingga 20.000 kilometer

25 ml

2 liter oli mesin

 

MENGENAL ECO RACING

Taukah Anda?

Kendaraan mesin bensin saat ini, dalam rangka menghasilkan bahan bakar yang sempurna dan optimal, membutuhkan bahan bakar dengan oktan tinggi. Hal ini dibuktikan dari teknologi yang rata-rata digunakan adalah teknologi injeksi dan didesain dengan kompresi mesin yang tinggi, yaitu diantara 9.1:1 sampai dengan 11:1.

Maka dari itu, Sinergy Eco Racing hadir sebagai solusi berupa bahan aditif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas bahan bakar bensin. Salah satunya adalah meningkatkan Reseach Ocatane Number (RON). Kabar baiknya, Eco Racing kini dapat digunakan untuk berbagai jenis bensin, baik oktan 88, 90, 92, dan seterusnya.

 

SEBELUM

PENGGUNAAN ECO RACING

SETELAH

PENGGUNAAN ECO RECING

Premium RON 88 Premium RON 93
Pertalite RON 90 Pertalite RON 95
Pertamax RON 92 Pertamax RON 97

Apa Resiko Jika RON Terlalu Tinggi?

Resiko menggunakan RON terlalu tinggi adalah mesin akan tidak bertenanga, panas, dan boros. Mesin yang terlalu panas juga dapat menyebabkan mesin semakin cepat aus sehingga umur kendaraan lebih pendek.

Apa Resiko Jika RON Terlalu Rendah?

Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai Compretion Ratio (CR) pada mesin, maka mesin tersebut membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi mengakibatkan keadaan bensin yang cepat terbakar (akibat tekanan tinggi), dan jika RON terlalu rendah, maka akan menciptakan keadaan knocking (ngelitik).

Apa itu Knocking?

Knocking pada mesin bensin adalah keadaan di mana terlalu cepatnya proses pembakaran bensin yang diakibatkan oleh tingginya tekanan di ruang bakar. Keadaan ini menyebabkan bensin terbakar tanpa bantuan percikan api dari busi dan sebelum piston menyentuh titik mati di atas.

Mengapa hal di atas dapat terjadi? Ya, karena angka oktan yang terlampau rendah. Oleh karena itu, mesin bensin membutuhkan oktan yang cukup tinggi agar pembakarannya tidak terlalu cepat.

Bagaimana menggambarkan “kejam”-nya ngelitik (knocking) yang dirasakan piston? Hal ini dapat diibaratkan seperti telapak tangan yang ditusuk-tusuk menggunakan paku. Perlahan namun pasti akan menyebabkan piston seperti permukaan bulan atau bahkan berlubang! Tentu Anda tidak ingin hal tersebut terjadi pada mesin Anda bukan?

MENGENAL ECO DIESEL

Taukah Anda?

Sistem pembakaran pada mesin diesel menggunakan komperesi penyalaan (pembakaran-tekan), yang tidak membutuhkan busi. Mesin diesel identik dengan putaran tinggi. Mesin ini biasanya memiliki perbandingan komperesi berkisar 15:1 sampai 22:1. Perbandingan ini tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan mesin bensin yang kompresinya berkisar hanya 6:1 sampai 12:1. Maka dari itu, mesin diesel membutuhkan angka Cetane Number (CN) yang cukup.

Eco Diesel adalah bahan aditif untuk bahan bakar diesel (solar) yang terbuat dari bahan-bahan organik 100% dengan komposisi dan proses yang terukur serta terjamin. Keadaan ini tentu akan menghasilkan produk yang sangat berkualitas dalam meningkatkan kelas solar biasa menjadi solar dengan kulitas tinggi. Beruntungnya, Eco Diesel cocok untuk mesin diesel lama maupun baru dengan dosis yang sesuai.

Apa Resiko Jika CN Terlalu Tinggi?

Resiko penggunaan CN yang terlalu tinggi adalah mesin akan knocking (ngelitik) sehingga mempercepat pengerusakan mesin dan memperpendek usia kendaraan. Selain itu, efek samping lainnya adalah kurang bertenaganya kendaraan dan boros. Inilah mengapa kendaraan-kendaraan diesel yang sudah cukup tua (kebutuhan indeks Cetan berkisar antara 45 sampai 50) kurang cocok diberi solar DEX yang nilai CN-nya 53.

Apa Resiko Jika CN Terlalu Rendah?

Hampir sama dengan di atas, resiko dari  penggunaan CN yang terlalu rendah adalah mesin akan tidak bertenaga, cepat panas, dan boros. Mesin yang terlalu panas akan menyebabkan mesin yang cepat aus sehingga usia kendaraan menjad lebih pendek.

KESIMPULAN

Gunakan bahan bakar dengan CN sesuai dengan kompresi kendaraan mesin diesel agar tercapai performa kendaraan yang maksimal. Hal yang tidak boleh dilupakan adalah menggunakan bahan bakar yang paling irit sehingga usia kendaraan menjadi lebih panjang.

SAVE THE EARTH

FROM CARBON MONOXIDE & GLOBAL WARMING

With SINERGY ECO RACING

Data WHO 2016 menempatkan Jakarta dan Bandung ke dalam sepuluh kota dengan pencemaran udara terburuk di Asia Tenggara (metro.sindonews.com)

Polusi udara di Indonesia berada di posisi delapan paling mematikan! Menurut detik.com, urutan pertama diraih oleh Cina, kemudian India, Pakistan, Bangladesh, Nigeria, Rusia, Amerika Serikat, Indonesia, Ukraina, Vietnam, Mesir, Jerman, Turki, Iran, dan yang terakhir adalah Jepang.

Hal ini diperkirakan terjadi karena adanya peningkatan jumlah kedaraan sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah polutan di udara. Emisi kendaraan yang diakibatkan oleh kurang sempurnanya pembakaran dalam mesin kendaraan dapat menyebabkan gangguan pernapasan bagi manusia. Emisi-emisi tersebut adalah Nox, SO2, CO2, Khususnya CO dan Pb.

Karbon monoksida (CO) merupakan gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan juga tidak berasa (Fardiaz,1982). Gas CO sebagian besar dihasilkan dari tidak sempurnanya pembakaran bahan bakar fosil dengan udara. Gas ini juga adalah gas buangan yang sangat beracun (Mobbs,1995). Kendaraan bermotor merupakan sumber polutan yang utama, yakni sebesar 59.2%. Mengapa hal ini dapat terjadi? Karena kendaran berbahan bakar bensin menghasilkan gas CO lebih banyak jika dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar solar (http://ardibuanto.web.unej.ac.id)

PERAN NEGATIF GAS CO BAGI GLOBAL WARMING

Karbon monoksida memiliki efek radiative forcing yang secara tidak langsung dapat meningkatkan konsentrasi metana dan ozon troposfer melalui reaksi kimia dengan konstituen atmosfer lainnya (seperti radikal hidroksil OH-) yang sebenarnya akan melenyapkan metana dan ozon.

Melalui proses alami di atmosfer, karbon monoksida (CO) dapat teroksidasi menjadi karbon dioksida (CO2). Ketika CO terlepas ke atmosfer, gas ini akan terurai secara reaktif terhadap O3 (Ozon). Hal ini mengakibatkan atom C menarik satu atom O dari Ozon, kemudian membentuk CO2.

Meskipun Karbon Dioksida (CO2) sangat penting untuk proses fotosintetis tumbuhan, namun hal ini akan berdampak buruk jika perbandingan Karbon Dioksida (CO2) lebih banyak dibandingkan tumbuhan itu sendiri. Jika hal itu terjadi, maka dampaknya adalah gas Karbon Dioksida (CO2) akan berada di atmosfer dan menutupi atmosfer. Tertutupnya atmosfer ini akan menghalangi pantulan sinar matahari sehingga panas terperangkap di Bumi. Keadaan inilah yang disebut dengan efek rumah kaca (Global Warming). (https://www.merdeka.com/pendidikan/ngeri-ini-bahaya-gas-co-dan-co2-untuk-pencemaran-udara.html

BAHAYA GAS KARBON MONOKSIDA (CO) BAGI KESEHATAN

Gas CO memiliki kemampuan untuk mengikat hemoglobin (Hb). Hemoglobin (Hb) berfungsi mengantarkan oksigen segar ke seluruh tubuh. Jika Hemoglobin (Hb) ini telah terikat dengan gas CO, maka oksigen segar tidak akan tersalurkan ke seluruh tubuh dengan baik karena tidak ada ikatan dari Hb tersebut. (Sengkey dkk., 2011).

Afinitas ikatan karbon monoksida (CO) dan hemoglobin (Hb) adalah 200-250 kali lebih kuat dibandingkan oksigen menurut WHO (WHO,1996), 200-300 kali menurut Kindwall (Kindwall,1994), dan 200 kali menurut James (James,2000). (https://journal.uncp.ac.id)

Pada kadar yang lebih tinggi, keadaan di atas dapat menyebabkan pingsan dan pada kadar lebih dari 1000 ppm dapat menimbulkan kematian.

Untuk informasi order produk dan peluang bisnis nya silahkan hubungi sponsor anda :

Nama : Eny Setiyawati – No Hp :

atau klik tombol whatsapp untuk chat langsung dengan sponsor anda

Chat Whatsapp